Friday, 24 May 2013

Ie U Seupöt

Reload I
Sore tadi, kursi santai dan meja santai terlihat berjejer rapi disepanjang kantor UPTD BPP Aceh, Banda Aceh. Ada warung Pak Jek yang menjual pulot Aceh dan penjaja air tebu serta air kelapa. Sesekali diselingi pepohonan pinang yang membuat sejuk. Banyak muda-mudi yang menghabiskan waktu senjanya untuk melepas penat di tempat ini dan hanya bisa anda temui mulai pukul 4 sore hingga 7 malam. Tak hanya para muda mudi, lokasi yang memakan waktu lima menit dari pusat kota ini pun sering didatangi para karyawan sepulang kantor, atau anak-anak dengan orang tuanya.

Aku sebagai salah satu anggota dari Teknik Industri Unsyiah angkatan 2011 yang hobinya jalan-jalan dan terdidik untuk loyal ke sesama asik bersantai ditempat itu bersama kawan-kawan kampus yang lebih akrab disapa “Sahabat TI”. Paling tidak, aku kembali bernostalgia dengan kawan seangkatan saat memesan minuman yang seluruhnya sama. Persis saat H-1 SIKAT 2011, saat itu kami rapat di Dhapu Kupi Sp. Surabaya. Bayangkan saja satu angkatan pesan SP (Sanger Pancong) dan pelayannya bilang “Ka Lagee Khanduri Awak Drokeuh” *udah seperti pesta aja kalian. Mungkin itu hanya secuil kisah seru Aneuk Teknik.

“Ini tempat favorit, suasananya mahal, tapi makanan dan minumannya murah-murah”, ujar Wahyudi yang duduk pas disampingku.

Suasana mahal yang dimaksud Wahyudi bisa jadi memang suasanya yang nyaman atau suasana yang membuat hatinya berbunga-bunga. Karena saat nongkrong itu, siswi-siswi SMA sedang melakukan konfoi disepanjang jalan dengan mengecat seluruh seragam. Ini tindakan yang kurang baik menurut Wahyudi karena terlalu ria, yang baik itu pilih Jurusan Teknik Industri Unsyiah saat daftar SBMPTN. Sepakat? 

Reload II
Reload III

Post a Comment

Start typing and press Enter to search