Posts

Showing posts with the label TI Unsyiah

Akreditas Teknik Industri Unsyiah Kok C?

Image
Akreditasi ( accreditation ) adalah penilaian kelayakan teknis/akademis suatu lembaga penyelenggara program pendidikan tertentu untuk menghasilkan lulusan dengan spesifikasi kompetensi yang telah ditetapkan. D idukung oleh Asosiasi Penyelenggara Program Pendidikan Profesional, Badan Penyelenggara Akreditasi berfungsi mengawal mutu program pendidikan yang diselenggarakan oleh lembaga penyelenggara pendidikan. Lazim terselenggara atas dasar sukarela ( on a voluntary basis ), keikutsertaan lembaga penyelenggara pendidikan profesional dalam suatu mekanisme akreditasi tertentu dipicu bukan untuk perolehan legitimasi birokratik, melainkan untuk memperoleh legitimasi akademik yang dihargai oleh pihak terkait ( steakholders ) khususnya calon mahasiswa berdasarkan bukti yang transparan. Pada tanggal 16/5/2014 Program Studi Teknik Industri Fakuktas Teknik Universitas Syiah Kuala kedatangan asesor BAN-PT yang terdiri dari dosen ITS , Prof. Ir. Moses L. Singgih, M.Sc., MRegSc, PhD,

Tiga Poin Demi Bela Palestina

Image
Rakyat Palestina adalah juga manusia yang memiliki hak untuk hidup damai, aman dan merdeka. Penderitaannya bahkan jauh lebih lama, lebih buruk dan lebih sadis dari korban pembantaian ditempat lain. Disaat kenikmatan umat Islam khususnya Indonesia menjalankan ibadah Ramadhan, kita semua kembali disuguhi kesedihan dengan berita kekejaman Zionis-Israel menyerang umat Islam di Gaza. Gaza merupakan benteng “pertahanan terakhir” kehormatan umat Islam di seluruh dunia. 60 tahun lebih lamanya zionis mencoba mencapok wilayah umat Islam. Setiap hari manusia tidak berdosa dibantai. Lalu kemana menghilangnya suara-suara LSM HAM dan kaum liberal yang dulunya heboh di saat diijatuhkannya eksekusi mati kepada tersangka kasus bom Bali. Meski demikian dalam peristiwa naas itu, banyak pihak yang dinilainya mengeskploitasi foto-foto korban melalui akun di social media. Yang disayangkan, ternyata ada beberapa foto ternyata diketahui hasil editan. Apabila anda melihat gambar-gambar

KKN Kebangsaan Tapal Batas Indonesia

Image
Delegasi KKN Kebangsaan 2014 Universitas Syiah Kuala Kuliah Kerja Nyata (KKN) ialah sebuah program dari universitas dengan sasaran mahasiswa yang telah mencapai 100 SKS. Bagi Universitas Syiah Kuala ialah mata kuliah wajib yang harus dipenuhi dengan bobot 3 SKS. Nantinya mahasiswa dari berbagai jurusan disebar ke wilayah-wilayah yang telah disepakati oleh pihak rektorat dan pemerintahan tingkat kabupaten. Pemilihan daerah tersebut tentunya wilayah yang masih membutuhkan pengembangan. Dalam hal ini, KKN merupakan pengabdian kepada masyarakat tanpa tanpa gaji maupun upah sepeserpun. Seandainya KKN tidak dimasukkan kedalam mata kuliah wajib, akankah kita sebagai mahasiswa masih mau untuk mewujudkan salah satu poin Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian?. Ini menjadi renungan bagi semua mahasiswa. Tentu pengabdian tidak hanya melalui KKN ini dan banyak yang bisa dilakukan Dikalangan mahasiswa, KKN terbagi atas tiga tipe. KKN Reguler yang wilayahnya ditentukan oleh unve

Lab. Dasar Proses Produksi Unsyiah

Image
*Bersihin sarang laba-laba karena blog lama tak terjamah* Kelompok 7 "Teori terus dalam ruangan tanpa praktikum cuma bikin kita berkhayal terus sob" . Praktikum di Lab. Dasar Proses Produksi Unsyiah bertujuan menunjang keilmuan Teknik Industri dalam perancangan sistem manufaktur agar mencapai tingkat efisiensi dan efektivitas yang tinggi terutama pada bidang perancangan sistem manufaktur khususnya sistem produksi. Nah, itulah tujuan Praktikum Proses Manufaktur untuk mahasiswa Teknik Industri Unsyiah semester IV. Sebagai praktikan, kami melakukan kegiatan ilmiah, Lab. menjadi sarana belajar untuk melakukan dan memahami sesuatu. Ada ilmu yang harus dikuasai sebelum melakukannya dan ada ilmu yang harus diperoleh setelah melakukannya. Ini bersifat mutlak, karena praktikum dianggap berhasil jika praktikan memperoleh ilmu dan keterampilan tambahan yang bermanfaat. Jika tidak, maka praktikum tersebut hanyalah formalitas yang sia-sia tanpa manfaat. Aku,

Ie U Seupöt

Image
Reload I Sore tadi, kursi santai dan meja santai terlihat berjejer rapi disepanjang kantor UPTD BPP Aceh, Banda Aceh. Ada warung Pak Jek yang menjual pulot Aceh dan penjaja air tebu serta air kelapa. Sesekali diselingi pepohonan pinang yang membuat sejuk. Banyak muda-mudi yang menghabiskan waktu senjanya untuk melepas penat di tempat ini dan hanya bisa anda temui mulai pukul 4 sore hingga 7 malam. Tak hanya para muda mudi, lokasi yang memakan waktu lima menit dari pusat kota ini pun sering didatangi para karyawan sepulang kantor, atau anak-anak dengan orang tuanya. Aku sebagai salah satu anggota dari Teknik Industri Unsyiah angkatan 2011 yang hobinya jalan-jalan dan terdidik untuk loyal ke sesama asik bersantai ditempat itu bersama kawan-kawan kampus yang lebih akrab disapa “Sahabat TI”. Paling tidak, aku kembali bernostalgia dengan kawan seangkatan saat memesan minuman yang seluruhnya sama. Persis saat H-1 SIKAT 2011, saat itu kami rapat di Dhapu Kupi Sp. Surabaya. Bayangkan

You rock our HMTI! Happy Birthday Zakiah Mourida

Image
Hiking IndusTiga To our able Zakiah Mourida Secretary General of Industrial Engineering Student Association. May I, on behalf of our Leader and members of our dear association extend our heart-felt CONGRATULATIONS to you as you celebrate your  twentieth birthday. Woooow! Time fly so fast. Nekwanu Ijeomaamulu mbosi a. As you plan to pop the champagne/wine, No i mean to make HMTI more powerfull with a thankful heart to the Almighty knowing that unique opportunity have eluded many, we rejoice with you and pray that all your wishes come true. May God continue to richly bless, protect and guide your steps now and always. Congratulations once again and enjoy your day. BTW, where the party at?

TAKUCE LEWE-LEWE (2)

Image
          Dafuq. Ketat betol peraturan dalam komplek pabrik, saat istirahat kami tidak boleh mengeluarkan suara dengan oktaf yang tinggi. Kami tidak boleh menggunakan listrik dimanapun termasuk di WC padahal semua hp sudah low bat . Siang itu kami ditemani nasi uduk Bu De yang rasanya sangat enak. Sebelumnya ->  TAKUCE LEWE-LEWE (1)           Kami diterima oleh Boyke Freidrerick  salah satu pegawai bidang hubungan masyarakat. Pemegang saham PT. Inalum memang terdiri dari empat warga Jepang, namun memasuki kawasan pabrik kami tidak dianjurkan untuk bergaya ala tentara Jepang namun hanya diwajibkan menggunakan helm. Penjelasan sangat lengkap kami dapatkan dari setiap pekerja pabrik karbon, reduksi, dan penuangan.           Kita nginap di Mess daerah Tanjung Gading sekitar 12 km dari pabrik peleburan. Perut memang dalam keadaan lapar, gorengan siap santap tersedia diatas meja makan dan yang tersisa hanya cabe hijau. Lelah berkunjung pabrik, sore itu ada yang beristirahat

TAKUCE LEWE-LEWE (1)

Image
          Hal yang melatarbelakangi seorang Zulfan Helmi mengikuti serangkaian acara kunjungan industri ke PT. Indonesia Aluminium Asahan Sumatera Utara dan kunjungan HIMTI FT USU adalah untuk menambah pengetahuan penulis dan membuka pikiran penulis untuk lebih terbuka tentang dunia industri. Sambungannya -> pada awalnya dalam keadaan tidak ada dana tapi . . . . . . . ya kita bahas dibawah aja.           Sebagai mahasiswa yang taat pada perkuliahan, kami tetap melakukan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Namun tidak untuk teman kita yang bernama M. Riza. Beliau sejak pagi hari sudah packing dan berharap kunjungan kali ini dilepas oleh Dekan FT. hehehehehehe           Hari Pertama itu tanggal 10 April 2013 kita semua udah siap-siap untuk berangkat ke Asahan Sumatera Utara yang akan memakan waktu 15 jam *wasting too much time. Sebelum berangkat, pastinya segala sesuatu telah dipersiapkan; (1) PDL Teknik (2) Perlengkapan shalat (3) Sepatu safety (4) Alat mandi dan (5) Maka

1 Om, 1 Pawang, 5 Bwaya (2)

Image
Rezeki memang gak bisa ditolak, memasuki Medan. Tetanya Luthfi menelpon untuk singgah ke resepsi pernikahan abang sepupu mereka dibilangan Sei Padang. Berbeda dengan kebiasaan di Aceh yang setiap resepsi itu hanya berlangsung sampai dengan ba’da Ashar. Saat itu Medan sedang gerimis, kami melanjutkan perjalanan ke daerah Setia Budi untuk mencari sepatu. Setelah pusing-pusing gak jelas. Kami memutuskan untuk ke Medan Plaza, suntuk masih sama seperti tempat sebelumnya. Carrefour juga bukan pilihan yang tepat untuk menghidupkan malam itu. Kami membuang 2 jam di Palladium 21. Untuk tempat selanjutnya <skip>. Karena malam masih panjang, ada kawan Hanif yang menunggu di Harapan, Harapan tak ubahnya food courtnya Banda Aceh di Blang Padang, namun ini buka hingga 24 jam. Kebanyakan yang jualan juga berasal dari Aceh dan mahir menyajikan kopi Aceh. SEBELUMNYA!!!   1 Om, 1 Pawang, 5 Bwaya (1) Nah, tiba waktunya 1 Om, 1 Pawang, 5 Bwaya ini mendadak menjadi gembel karena tidak tahu

1 Om, 1 Pawang, 5 Bwaya (1)

Image
Sepulang dari Langsa daripada tidak melakukan apa-apa, Aku kemudian menulis kisah perjalanan 5 bwaya beberapa hari yang lalu. Apalagi belakangan ni Aku jarang menulis, sehingga blog ini sudah beberapa hari dibiarkan kosong tak terisi. *mendadak seperti blog tersedu-sedu Tanggal 15 Desember 2012 00:04 WIB, Aku dan Sahabat TI 2011, Ulil Aidi, Hasri Ifanda, M. Aqmal hanif, hadiansyah, Lutfhi Malau, dan Agam, pergi ke Langsa . Ya ke Langsa salah satu kota besar karena sudah mendekati Medan ibukota Sumatera Utara. Keberangkatan kami ke Langsa tidak melainkan untuk menghadiri undangan Khitan adiknya Nabila Yudhisha yang bernama M. Aufar. Kenapa kami harus pergi?, itu hanya pertanyaan konyol yang tak mesti dijawab, kekompakan yang diajarkan mentor saat Silaturahmi Aneuk Teknik (SIKAT) lah membawa kami sampai ke Langsa, walaupun kita tau sendiri ini sudah pertengahan bulan yang biasanya memasuki masa krisis. Kami menyewa mobil rental yang harga per harinya 300rb dan kami menyewa

Tax Goes To Campus 2012

Image
Kegiatan sosialisasi perpajakan dalam bentuk “Tax Goes To Campus (TGTC)“ yang berkerja sama dengan HMS (Himpunan Mahasiswa Sipil) dan HIMAKA (Himpunan Mahasiswa Akutansi) dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 11 Desember 2012, di gedung Academic Activity Centre, Jln. Prof. Dr. Dayan Dawood, MA Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 orang mahasiswa dari berbagai jurusan dan 50 finalis Olympiade Perpajakan. Pembantu Rektor III Unsyiah , Rusli Yusuf, yang membidangi kemahasiswaan pada kata sambutannya mengatakan, di tengah maraknya pemberitaan mengenai kericuhan antar mahasiswa, kegiatan sosialisasi seperti ini tentunya merupakan hal positif dan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan moral rasa kebersamaan antar mahasiswa dan kecintaan kepada kepada negeri ini. Setelah acara formal ditutup dengan pembacaan doa, “Tax Goes To Campus (TGTC)“ dilanjutkan dengan penampilan Perkusi mahasiswa Fakultas